- Kucing di Indonesia hidup rata-rata 5,3 tahun, anjing 5,7 tahun — jauh di bawah rata-rata global 10-15 tahun
- 70% pemilik tidak pernah membawa hewan ke dokter hewan secara rutin
- Hanya 17% pemilik yang melakukan sterilisasi pada hewan peliharaannya
Menurut studi Vet Visitation Research oleh Royal Canin, kucing peliharaan di Indonesia rata-rata hanya hidup sampai 5,3 tahun. Anjing sedikit lebih lama, 5,7 tahun. Angka ini jauh di bawah rata-rata global yang mencapai 10-15 tahun untuk kucing dan 10-13,7 tahun untuk anjing.
Riset yang melibatkan pemilik hewan dari tujuh wilayah utama di Indonesia, termasuk Bali dan Indonesia Timur, mengidentifikasi tiga faktor utama yang menyebabkan rendahnya angka harapan hidup hewan peliharaan.
70% Pemilik Tidak Pernah ke Dokter Hewan
Temuan paling mencolok: 70% pemilik hewan peliharaan di Indonesia tidak membawa kucing atau anjing mereka ke dokter hewan secara rutin. Pemeriksaan berkala masih dianggap bukan prioritas, padahal deteksi dini penyakit bisa memperpanjang usia hewan secara signifikan.
Sterilisasi Baru 17%
Sterilisasi terbukti meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup hewan peliharaan. Namun studi menemukan hanya 17% pemilik yang melakukannya. Rendahnya angka ini berkontribusi pada populasi hewan liar yang tidak terkontrol dan meningkatnya risiko penyakit reproduksi.
Interaksi Menurun Setelah Pandemi
Kebiasaan pemilik berubah setelah pandemi. Interaksi antara manusia dan hewan peliharaan justru menurun, padahal kedekatan emosional dan perhatian harian berdampak langsung pada kesehatan mental dan fisik hewan.
Kata Pakar
Ridarrahim Nirwandar, President Director Royal Canin Indonesia, mengatakan temuan ini menjadi motivasi untuk memperkuat edukasi kepada pemilik hewan.
"Mengetahui fakta yang terungkap melalui studi internal, semakin memotivasi kami untuk menghadirkan produk dengan nutrisi tepat yang dibutuhkan oleh kucing dan anjing," ujarnya.
Kenapa Ini Penting?
Data ini menunjukkan kesenjangan besar antara kesadaran pemilik hewan di Indonesia dengan standar global. Dengan populasi kucing dan anjing peliharaan yang terus bertambah, rendahnya angka harapan hidup ini menjadi alarm bahwa edukasi perawatan hewan masih perlu ditingkatkan secara masif.
Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan pemilik: membawa hewan ke dokter hewan secara rutin, mempertimbangkan sterilisasi, dan memberikan nutrisi yang sesuai.
Perbandingannya jelas: kucing di negara maju bisa hidup tiga kali lebih lama. Ini bukan soal genetik, tapi soal kebiasaan perawatan yang masih perlu diperbaiki di Indonesia.
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa kucing di Indonesia hidup lebih pendek?
Faktor utama: rendahnya kunjungan ke dokter hewan (70% pemilik tidak rutin), rendahnya sterilisasi (hanya 17%), dan kurangnya interaksi pemilik dengan hewan setelah pandemi.
Berapa rata-rata usia kucing di negara lain?
Secara global, kucing bisa hidup 10-15 tahun dan anjing 10-13,7 tahun. Di Indonesia, kucing hanya 5,3 tahun dan anjing 5,7 tahun.
Apa langkah paling sederhana untuk memperpanjang usia hewan peliharaan?
Membawa hewan ke dokter hewan secara rutin untuk pemeriksaan dan vaksinasi adalah langkah paling dasar yang bisa dilakukan pemilik.
