Timnas rugbi Australia, Wallabies, sedang di ujung tanduk. Enam kekalahan beruntun mengancam setelah mereka kehilangan keunggulan 12 poin dan kalah 33-31 dari Irlandia di Sydney pada 5 Juli 2026. Langkah selanjutnya: menghadapi Prancis di Brisbane dalam laga Nations Championship.

Menurut laporan Darren Walton dari AAP via Starts at 60, kekalahan keenam akan menjadi yang pertama sejak 2016 — rekor terburuk di era Michael Cheika dulu. Wallabies sudah mencatat 5 kekalahan beruntun, yang terakhir di era Eddie Jones pada 2023.

Kekalahan Pahit dari Irlandia

Meski kalah, Wallabies menunjukkan peningkatan. Pada November 2025, mereka kalah 46-19 dari Irlandia. Kali ini, mereka unggul 12 poin sebelum kebobolan 33-31.

Scrumhalf Tate McDermott mengakui kekecewaannya. "Kami punya banyak hal positif, tapi kami punya mereka di posisi yang kami inginkan dan kami tidak cukup baik," katanya. "Kami tidak memanfaatkan peluang dan mereka membuat kami membayar mahal."

Prancis: Lawan Berat

Prancis datang sebagai juara Six Nations dan peringkat 4 dunia. Mereka juga punya rekor 3 kemenangan beruntun atas Australia sejak 2021. Pelatih Joe Schmidt memperingatkan: "Prancis akan bermain dengan intensitas tinggi. Itulah yang harus kami hadapi."

Les Bleus juga baru kalah tipis 2 poin dari All Blacks di Christchurch — jadi mereka juga akan lapar kemenangan.

Satu Titik Terang: Josh Canham

Debutan lock Josh Canham tampil gemilang: 4 lineout steal dan satu try. McDermott memujinya: "Josh dan para forward luar biasa. Lineout dan scrum menjadi fondasi kuat bagi kami."

Kenapa Ini Penting

Kekalahan keenam bukan cuma angka. Ini soal mentalitas tim. Enam kekalahan beruntun akan menjadi standar baru yang rendah untuk rugbi Australia. Tapi jika menang, Wallabies bisa membalikkan momentum dan menyelamatkan musim. Pertandingan di Brisbane Sabtu ini akan menjadi titik balik — atau titik nadir.