Domain .ai.id adalah domain khusus AI milik Indonesia yang diluncurkan Korika dan Pandi.
- 4 fase pendaftaran: Sunrise (2 Juni-2 Juli, prioritas merek dagang), Grandfather (13 Juli-13 Agustus, prioritas domain .id), Landrush (24 Agustus-24 September, harga premium), General Availability (5 Oktober, umum)
- Domain ini mengubah praktik startup AI Indonesia yang sebelumnya menggunakan domain .ai milik Anguilla
- 45% pelaku usaha di Indonesia sudah mengadopsi AI dengan pertumbuhan 47% YoY
Jakarta — Sejak 2 Juni 2026, Indonesia resmi memiliki domain internet khusus AI: .ai.id. Domain ini dirancang khusus sebagai identitas digital ekosistem AI, hasil kolaborasi Korika dan Pandi.
Sebelumnya, mayoritas startup dan peneliti AI Indonesia menggunakan domain .ai — yang sebenarnya adalah kode negara milik Anguilla, sebuah pulau kecil di Karibia. Paradoks ini mendorong Korika (Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial) berkolaborasi dengan Pandi (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) untuk meluncurkan .ai.id.
Kenapa .ai.id Penting?
Menurut Hammam Riza, Ketua Umum Korika, domain ini bukan sekadar alamat website.
"Peluncuran .ai.id bukan sekadar peluncuran domain, ini adalah deklarasi kedaulatan digital. Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan artifisial."
Domain .ai.id berfungsi seperti .gov.id untuk pemerintah atau .ac.id untuk pendidikan — menjadi infrastruktur trust yang membantu investor dan mitra internasional mengenali perusahaan AI asal Indonesia.
Cara Daftar di 4 Fase
Pendaftaran dilakukan melalui domain.ai.id dengan empat tahap:
- Sunrise (2 Juni - 2 Juli 2026) — Diprioritaskan untuk pemilik merek dagang terdaftar di Indonesia.
- Grandfather (13 Juli - 13 Agustus 2026) — Khusus pemilik domain .id aktif yang ingin versi .ai.id.
- Landrush (24 Agustus - 24 September 2026) — Masyarakat umum bisa daftar dengan skema harga premium.
- General Availability (mulai 5 Oktober 2026) — Terbuka untuk publik melalui registrar resmi Pandi, first come first served.
Jika ada lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama, penentuan dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka.
Data Pertumbuhan AI Indonesia
Laporan Indonesia AI Report 2025 mencatat bahwa sekitar 45% pelaku usaha di Indonesia telah mengadopsi AI, dengan pertumbuhan 47% year-on-year — salah satu tercepat di Asia Tenggara. Korika saat ini menaungi lebih dari 4.000 anggota komunitas, dengan sekitar 300 anggota aktif yang terverifikasi.
Domain .ai.id menjadi bagian dari Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia yang menargetkan posisi sebagai salah satu kekuatan AI terbesar di Asia Tenggara pada 2030.
Kesimpulan
Domain .ai.id adalah langkah strategis untuk membangun identitas digital AI Indonesia. Kalau kamu pelaku industri AI, segera daftarkan domainmu di fase yang sesuai agar tidak keduluan pihak lain.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu domain .ai.id?
Domain .ai.id adalah domain khusus AI milik Indonesia, hasil kolaborasi Korika dan Pandi, yang dirancang sebagai identitas digital ekosistem AI Indonesia.
Kapan pendaftaran domain .ai.id dibuka untuk umum?
Pendaftaran umum (General Availability) mulai 5 Oktober 2026 melalui registrar resmi Pandi. Sebelumnya ada fase Sunrise, Grandfather, dan Landrush untuk prioritas.
Siapa yang paling diuntungkan dengan domain .ai.id?
Startup AI, peneliti, dan perusahaan teknologi Indonesia yang sebelumnya menggunakan domain .ai milik Anguilla. Domain .ai.id memberikan identitas digital yang jelas sebagai entitas AI Indonesia.
