Menurut laporan Starts at 60, Joey 'Jaws' Chestnut kembali membuktikan statusnya sebagai jawara kontes makan hot dog dunia. Pada 4 Juli 2026, pria 42 tahun itu melahap 66 hot dog dalam waktu 10 menit di Coney Island, New York, dan memenangkan Nathan Famous Fourth of July Hot Dog Eating Contest untuk ke-18 kalinya.

Sejarah 18 Kemenangan

Chestnut telah mendominasi ajang ini sejak debutnya pada 2005. Dari 21 penampilan, ia hanya tiga kali gagal juara. Tahun ini, ia unggul jauh dari pesaing terdekat Patrick Bertoletti yang 'hanya' mampu menyelesaikan 50 hot dog. Rekor pribadi Chestnut masih 76 hot dog yang ia cetak pada 2021.

Yang menarik, kompetisi tahun ini berlangsung di tengah gelombang panas. Suhu di Brooklyn mencapai 32°C dan kelembapan tinggi mempengaruhi tekstur roti hot dog. Meski begitu, Chestnut tidak terganggu.

"Ini mimpi, ini luar biasa, tidak ada tempat yang lebih baik di Bumi," ujar Chestnut usai pertandingan, dikutip dari Starts at 60.

Divisi Wanita dan Rekor Lainnya

Divisi wanita juga melahirkan juara langganan. Miki Sudo, 40, dari Tampa, Florida, memenangkan sabuk merah muda untuk ke-12 kalinya dengan 38,75 hot dog. Rekor pribadinya adalah 51 hot dog yang dicetak pada 2024.

Total peserta mencapai 13 orang dari berbagai negara, termasuk Republik Ceko, Australia, dan Korea Selatan.

Kontroversi dan Konteks

Chestnut datang ke kompetisi tahun ini dengan bayang-bayang masalah hukum. Pada awal 2026, ia ditangkap karena diduga menampar seorang pria di sebuah bar di Indiana. Ia mengaku bersalah atas pelanggaran ringan dan dihukum masa percobaan, namun tetap diizinkan bepergian. Penyelenggara kontes, Major League Eating, mengonfirmasi hal itu tidak mempengaruhi kelayakannya.

Satu hal yang mencuri perhatian: Chestnut tampil dengan kalung besar bertuliskan nama perusahaan taruhan olahraga 'Polymarket' selama pertandingan.

Kenapa Kontes Makan Bisa Jadi Olahraga?

Kontes makan hot dog Nathan Famous sudah menjadi tradisi tahunan Amerika sejak 1972. Acara ini disiarkan secara internasional dan memiliki aturan ketat — mulai dari teknik 'dunk and swallow' hingga larangan muntah. Para atletnya berlatih khusus untuk meregangkan lambung dan melatih kecepatan menelan.

Chestnut sendiri menyebut olahraga ini sebagai "olahraga paling patriotik yang kami miliki" dalam video Instagram sebelum kompetisi. Juru bicara acara menjulukinya 'The Michelangelo of Mastication.'

Apa yang Bisa Dipelajari?

Terlepas dari sensasinya, kontes menyoroti bagaimana tubuh manusia bisa beradaptasi secara ekstrem — termasuk memperluas kapasitas lambung dan mengontrol refleks muntah. Namun para ahli mengingatkan bahwa pola makan normal manusia tidak boleh meniru pola kontes ini.