- Kenaikan premi asuransi mencapai 4,41% di 2026, rekor tertinggi dalam satu dekade.
- 5 langkah optimasi: evaluasi polis, audit ekstra, naikkan excess, bandingkan, negosiasi dengan insurer.
- Alih-alih cancel, optimasi polis lebih bijak untuk menjaga akses perawatan.
Kenaikan premi asuransi kesehatan jadi beban di banyak negara. Di Australia, rata-rata premi naik 4,41% pada 2026—rekor tertinggi dalam satu dekade. Ditambah rencana pemerintah federal menghapus rebate berbasis usia dan menggantinya dengan rebate berbasis pendapatan, banyak lansia mulai berpikir untuk berhenti dari asuransi.
Tapi menurut Rebecca Harwood, CEO Australian Unity Health Insurance, keputusan terburu-buru justru bisa bikin rugi lebih besar.
Kenapa Asuransi Kesehatan Tetap Penting di Usia Senior
Semakin tua, risiko kesehatan makin tinggi. Lansia menghadapi kemungkinan lebih besar terkena katarak, operasi sendi, prosedur jantung, hingga perawatan kanker. Asuransi swasta memberi akses lebih cepat ke spesialis dan rumah sakit dibanding sistem publik.
"Asuransi kesehatan bisa memberi kebebasan memilih dokter, spesialis, dan rumah sakit," kata Harwood. "Kamu punya kendali lebih besar atas perawatan saat situasi stres."
5 Langkah Optimasi Premi Tanpa Cancel
1. Evaluasi Polis Sebelum Cancel
Polis yang cocok di usia 55 belum tentu cocok di usia 70. Cek apakah hospital cover-mu masih sesuai kebutuhan kesehatan saat ini.
2. Audit Ekstra: Mana yang Benar-benar Terpakai
Dental, fisioterapi, hearing, dan optical—semua ini berharga kalau benar-benar dipakai. Lihat riwayat klaim 12 bulan terakhir. Kalau jarang klaim gigi, turunkan atau hapus ekstra cover tersebut.
3. Naikkan Excess, Turunkan Premi
Excess lebih tinggi berarti premi tahunan lebih rendah. Pastikan kamu punya dana darurat untuk membayar excess kalau harus rawat inap.
4. Bandingkan Sebelum Pindah Provider
Polis murah belum tentu lebih baik. Pastikan kamu tidak kehilangan perlindungan untuk prosedur penting: ortopedi, jantung, dan mata.
5. Bicarakan dengan Provider Kamu
"Banyak nasabah tidak tahu bahwa insurer bisa menawarkan opsi alternatif," kata Harwood. Tanyakan soal penyesuaian polis, opsi pembayaran, atau diskon.
Dampak Kebijakan: Apa yang Terjadi Kalau Banyak Orang Cancel?
Pemodelan pemerintah memperkirakan puluhan ribu orang bisa kehilangan perlindungan kalau tren cancel berlanjut. Risiko terbesarnya bukan pada kantong, tapi pada akses perawatan saat benar-benar dibutuhkan.
"Keputusan terburu-buru yang semata-mata untuk hemat sekarang, bisa membatasi pilihanmu besok," tulis artikel tersebut.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah lebih baik cancel asuransi kalau premi naik terus?
Tidak selalu. Cancel tanpa evaluasi bisa membuatmu kehilangan akses cepat ke perawatan yang dibutuhkan. Optimasi dulu dengan lima langkah evaluasi, audit ekstra, naikkan excess, bandingkan, dan negosiasi.
Kapan waktu yang tepat untuk ganti polis asuransi?
Saat ada perubahan besar dalam kondisi kesehatan, pendapatan, atau kebutuhan medis. Evaluasi ulang polis setiap 1-2 tahun untuk memastikan perlindungan tetap sesuai.
Apakah naikkan excess selalu bikin premi lebih murah?
Ya, premi tahunan turun dengan excess lebih tinggi. Tapi pastikan punya dana darurat yang cukup untuk membayar excess jika harus rawat inap.
