Lo pasti kenal Toto sebagai produsen kloset dan perlengkapan kamar mandi. Tapi pada 22 Juni 2026, Toto mengumumkan investasi raksasa Rp 8,8 triliun ke bisnis yang tak terduga: material chip semikonduktor untuk AI.

Berikut 5 fakta yang bikin lo melongo.

Fakta 1: Divisi Chip Toto Lebih Untung dari Divisi Kloset

Banyak yang nggak tau kalau Toto punya divisi bisnis material semikonduktor yang justru jadi salah satu sumber laba terbesar perusahaan. Divisi New Domain Business yang mengurus material chip ini mencatat penjualan Rp 7,43 triliun di tahun fiskal Maret 2025 — naik 34% dari tahun sebelumnya. Laba operasinya mencapai Rp 3,18 triliun, tumbuh 42%.

Fakta 2: Investasi Rp 8,8 Triliun untuk 5 Tahun

Toto menggelontorkan 80 miliar yen atau sekitar Rp 8,8 triliun selama lima tahun ke depan. Sebanyak 39 miliar yen (Rp 4,3 triliun) sudah disetujui, sisanya 41 miliar yen akan dicairkan bertahap tergantung kondisi pasar.

Fakta 3: Targetnya Chip 1 Nanometer

Pabrik Toto di Kanagawa, Jepang, sekarang fokus mengembangkan material untuk manufaktur chip logika canggih — termasuk untuk teknologi 1 nanometer (nm). Sebagai perbandingan, pemimpin pasar TSMC saat ini baru memproduksi chip 2 nm. Kalau berhasil, Toto bakal jadi pemain kunci di chip generasi berikutnya.

Fakta 4: Bisnis Chip Ini Dulu Nggak Nguntungin

Sebelum ledakan AI sekitar tahun 2020, divisi semikonduktor Toto bertahun-tahun merugi. Lonjakan permintaan chip AI yang mengubah segalanya. Kini pabrik Toto di Oita dan Fukuoka sudah beroperasi penuh untuk memenuhi permintaan yang melonjak.

Fakta 5: Kalau Masih Kurang, Toto Siap Bangun Pabrik Baru

Manajemen Toto mengakui bahwa jika kapasitas produksi masih belum mencukupi setelah investasi ini, mereka akan mempertimbangkan pembangunan pabrik baru. Ini menunjukkan betapa besarnya ambisi Toto di industri semikonduktor.

Kesimpulan

Cerita Toto jadi bukti bahwa ledakan AI menciptakan pemain tak terduga di rantai pasok semikonduktor. Perusahaan yang dikenal karena klosetnya ternyata punya peran penting dalam chip yang menggerakkan revolusi AI dunia.