Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Gold Coast, Australia, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama sepekan. Ia mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga di wajah akibat mengikuti tren viral di TikTok.

Tren ini mendorong anak-anak memanaskan squishy toy di microwave hingga superheated dan meledak saat diperas.

Fakta 1: Squishy Toy yang Dipanaskan Bisa Meledak dan Menyemburkan Cairan Super Panas

Violet Zerbst menceritakan pengalamannya kepada 7NEWS pada 23 Juni 2026. Ia memanaskan mainan squishy-nya di microwave selama 30 detik.

"Jika mainannya keras, kamu berpikir untuk menghangatkannya. Jadi saya masukkan ke microwave selama 30 detik... cairannya mengumpul di dasar dan membentuk bola lalu meledak ke wajah saya," ujarnya. Cairan super panas itu mengenai wajah, bibir, dan mulutnya.

Fakta 2: Menyebabkan Luka Bakar Tingkat Dua dan Tiga — Kulit Wajah Mengelupas

Violet mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga. "Saya bisa merasakan kulit saya terkelupas. Dan rasanya ada di mulut saya," kata Violet.

Kulit di beberapa bagian wajahnya mengelupas. Ia juga mengalami luka bakar di dalam mulut hingga harus meludahkan kulit yang terkelupas. Ia menjalani perawatan di rumah sakit selama satu minggu.

Fakta 3: Bukan Kasus Pertama — Dua Anak dalam Seminggu di RS yang Sama

Dr Veevek Thankey, spesialis luka bakar dari Queensland Children's Hospital, mengonfirmasi bahwa Violet adalah anak kedua yang dilarikan ke Gold Coast Hospital University dalam minggu yang sama akibat cedera dari squishy toy. Tren viral ini menyebar luas di TikTok, Instagram, dan YouTube, mendorong anak-anak untuk memanaskan mainan tersebut.

Fakta 4: Banyak Mainan Murah Tidak Disertai Peringatan Keselamatan

Beberapa merek squishy toy sudah mencantumkan peringatan "jangan dipanaskan, dibekukan, atau dimasukkan ke microwave". Namun Dr Thankey menegaskan: "Pertama-tama, mainan tidak boleh dimasukkan ke microwave." Banyak produk tiruan murah yang dijual tanpa peringatan keselamatan sama sekali, meningkatkan risiko kecelakaan serupa.

Pertolongan Pertama yang Tepat untuk Luka Bakar

Dr Thankey memberikan panduan: jika terkena luka bakar, segera aliri bagian tubuh yang terkena dengan air dingin mengalir selama minimal 20 menit. JANGAN gunakan es karena justru dapat memperparah luka. Violet dan keluarganya kini membagikan kisah mereka untuk memperingatkan anak-anak lain agar tidak meniru tren berbahaya ini.