Disease X adalah istilah yang digunakan ilmuwan untuk menyebut wabah besar berikutnya yang belum diketahui asalnya.
- Australia meluncurkan CDC setelah pandemi COVID-19 untuk memonitor ancaman Disease X dan penyakit menular lainnya
- Kepala CDC Australia mengaku Disease X adalah yang membuatnya terjaga di malam hari karena tak bisa diprediksi
- CDC sudah memonitor berbagai ancaman seperti hantavirus, Ebola, dan difteri
Para ilmuwan di Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Australia bekerja 24 jam untuk mengidentifikasi apa yang bisa menjadi pandemi global berikutnya. Ancaman terbesar? Sesuatu yang belum diketahui sama sekali.
Fakta 1: Disease X Adalah Ancaman yang Belum Diketahui
Menurut Profesor Zoe Wainer, kepala CDC Australia, ancaman terbesar bukanlah virus yang sudah dikenal, melainkan yang belum pernah muncul sebelumnya. Disease X adalah istilah yang dipakai untuk wabah besar masa depan yang belum bisa diprediksi.
"Yang tidak kita ketahui akan datang. Itulah yang membuat saya terjaga di malam hari — Disease X," katanya dalam wawancara eksklusif 24 Juni 2026.
Fakta 2: Australia Luncurkan CDC Usai Pandemi COVID-19
Pusat Pengendalian Penyakit Australia dibentuk setelah pandemi COVID-19. Tugas utamanya adalah memonitor semua penyakit menular dan memberikan nasihat kesehatan masyarakat yang independen dari pemerintah.
CDC Australia sudah memonitor berbagai ancaman, mulai dari difteri, Ebola, hingga hantavirus — virus mematikan yang pada Juni 2026 menyebabkan wabah di kapal pesiar dan membuat warga Australia dikarantina di Perth.
Fakta 3: Hantavirus Jadi Bukti Bahwa Ancaman Nyata
Hantavirus adalah contoh nyata bagaimana penyakit tak terduga bisa muncul kapan saja. Virus yang menyebar melalui tikus ini menyebabkan wabah di sebuah kapal pesiar dan membuat penumpangnya dikarantina.
"Kami tidak tahu bahwa Hantavirus akan terjadi di kapal, kami tidak mungkin memprediksi itu. Tapi yang bisa kami katakan adalah virus itu tidak menyebar," kata Wainer.
Fakta 4: Kepercayaan Publik Jadi Tantangan Terbesar
Salah satu dampak terbesar pandemi COVID-19 adalah terkikisnya kepercayaan publik terhadap otoritas kesehatan. Misinformasi dan disinformasi di media sosial membuat tugas CDC semakin berat.
Wainer mengakui bahwa membangun kembali kepercayaan publik mungkin menjadi tantangan kesehatan terbesar bangsa ini. "Ini benar-benar mengikis nasihat kesehatan masyarakat secara global," ujarnya.
Fakta 5: Para Ahli Yakin Pandemi Lain Akan Datang
Para ahli kesehatan mengatakan bukan soal apakah Australia akan menghadapi pandemi lain, tapi kapan. CDC Australia bertugas memindai cakrawala untuk memahami risiko internasional dan memastikan negara siap menghadapinya.
"Tugas kami adalah memindai cakrawala untuk memahami risiko internasional. Kami memiliki proses yang tepat untuk memastikan bangsa ini aman," tegas Wainer.
Kesimpulan
Disease X mungkin terdengar seperti judul film fiksi ilmiah, tapi bagi para ilmuwan, ini adalah ancaman nyata yang mereka persiapkan setiap hari. Keberadaan CDC Australia adalah langkah maju dalam kesiapsiagaan pandemi global.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu Disease X?
Disease X adalah istilah yang digunakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menyebut patogen baru yang belum diketahui yang berpotensi menyebabkan pandemi di masa depan. Istilah ini dipakai agar para ilmuwan dan pemerintah siap menghadapi ancaman yang tidak terduga.
Apa perbedaan CDC Australia dengan WHO?
CDC Australia adalah lembaga nasional yang fokus pada pemantauan penyakit menular dan memberikan nasihat kesehatan masyarakat independen di Australia. Sementara WHO adalah badan kesehatan global PBB yang mengoordinasikan respons kesehatan internasional.
Apa saja penyakit yang sudah dimonitor CDC Australia?
CDC Australia memonitor berbagai penyakit menular termasuk difteri, Ebola, hantavirus, dan virus-virus lain yang berpotensi menjadi wabah. Mereka juga memantau tren penyakit secara global untuk mendeteksi ancaman sejak dini.
