Mitos vs Fakta: Sunscreen Cuma buat Cuaca Panas?

Masih banyak yang menganggap sunscreen cuma perlu dipakai kalau lagi panas-panasan. Faktanya? Sinar UV tetap bisa merusak kulit meski langit mendung atau lagi musim hujan.

Menurut Associate Professor Deshan Sebaratnam, dermatolog dari The Skin Hospital dalam 1 penelitiannya, ultraviolet (UV) adalah karsinogen yang diketahui—artinya, bisa menyebabkan kanker kulit.

"Ultraviolet (UV) light is a known carcinogen – it causes skin cancer. Di Australia, bahkan di musim dingin, radiasi ultraviolet yang cukup mencapai kita dan bisa berkontribusi pada kanker kulit dan penuaan kulit," jelasnya dalam wawancara dengan Better Homes & Gardens Australia pada 8 Juli 2026.

3 Mitos Sunscreen yang Sering Salah Dipahami

Mitos 1: Sunscreen Cuma Perlu saat Cuaca Panas

Fakta: UV tidak tergantung suhu. Bahkan di hari dingin atau mendung, UV Index bisa mencapai 3 atau lebih—angka yang sudah cukup untuk menyebabkan kerusakan kulit. Associate Professor Sebaratnam menyebut UV sebagai "sneaky" karena tidak terlihat dan tidak terasa.

Mitos 2: Sunscreen Menghalangi Produksi Vitamin D

Fakta: sunscreen tidak sepenuhnya memblokir UV. Associate Professor Sebaratnam menegaskan bahwa paparan singkat seperti jalan dari parkir ke mal sudah cukup untuk sintesis vitamin D.

"Bahkan dengan sunscreen, UV yang cukup mencapai kulit kita untuk mensintesis vitamin D," katanya.

Mitos 3: SPF 15 Sudah Cukup untuk Aktivitas Sehari-hari

Fakta: Rekomendasi ahli adalah SPF 30 atau lebih tinggi, idealnya SPF 50+. Kerith Barnett, Product Development Manager di Natio, menjelaskan bahwa penelitian lebih dari 1 dekade menunjukkan sunscreen membantu mengurangi risiko terbakar sinar matahari, kerusakan kulit, dan kanker kulit.

Tips Perlindungan Kulit saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Pakai sunscreen SPF 30+ (ideal SPF 50+) setiap kali UV Index ≥ 3. Gunakan tipe broad spectrum yang melindungi dari UVA dan UVB. Aplikasikan ulang secara teratur. Kombinasikan dengan topi, kacamata hitam, dan baju lengan panjang untuk perlindungan maksimal.

Cek UV Index harian lewat aplikasi SunSmart Global UV untuk tahu kapan perlindungan ekstra diperlukan.

Kenapa Ini Penting?

Di Indonesia yang berada di garis khatulistiwa, UV Index hampir selalu tinggi sepanjang tahun—bahkan saat musim hujan. Risiko kanker kulit akibat paparan UV kumulatif sering diabaikan karena cuaca tropis terasa "aman." Padahal, kerusakan kulit akibat UV bersifat akumulatif seumur hidup. Memakai sunscreen setiap hari, terlepas dari cuaca, adalah investasi kesehatan jangka panjang.