Walking pad atau under-desk treadmill makin populer di kalangan pekerja jarak jauh. Alat ini memungkinkan kamu berjalan pelan sambil bekerja tanpa meninggalkan meja. Badan lebih aktif, produktivitas tetap jalan.

Menurut ulasan Better Homes & Gardens Australia 7 Juli 2026, berikut 9 walking pad terbaik di Prime Day 2026 dengan harga mulai $188,95 AUD (Rp 1,9 juta) hingga $633,45 AUD (Rp 6,3 juta).

1. Sperax 3-in-1: Paling Ringan

Bobot cuma 10 kg, kecepatan maksimal 6 km/jam, kebisingan di bawah 45 dB. Harga $299,99 AUD (diskon 40%) dengan kapasitas 120 kg.

2. Everfit Foldable: Termurah

Cuma $188,95 AUD dengan tiga level incline, bisa dilipat, ada Bluetooth speaker, kecepatan 10 km/jam. Cocok untuk apartemen.

3. Yagud: Paling Ekonomis

$249,99 AUD dengan lima lapisan anti-slip belt, motor 2,5 HP, dan roda untuk penyimpanan mudah. Bobot 18,3 kg.

4. TOPUTURE: Buat Jogging

Satu-satunya dengan incline manual hingga 9%. Kecepatan 12 km/jam, kapasitas 130 kg, rating 4,6 bintang dari 319 ulasan.

5. Advwin 3-in-1: Siap Pakai

Tanpa perakitan — buka kotak langsung pakai. Bobot 15 kg, kecepatan 8 km/jam, garansi 1 tahun. Harga $239,99 AUD.

6. YPOO: Kapasitas Terbesar

136 kg kapasitas beban — tertinggi di daftar. Ada handrail lipat, incline 6%, dan layar LED. Harga $309,99 AUD.

7. Lifespan Fitness M2: Paling Kokoh

Teknologi lipat ganda dengan ShockControl Cushioning System. Tapi paling mahal: $633,45 AUD dan bobot 25 kg.

8. BLACK LORD: Dengan Aplikasi

Terhubung ke aplikasi FitShow via Bluetooth, ada speaker dan remote. Harga $299,95 AUD.

9. Everfit Electric: Diskon Terbesar

Diskon 60%. Motor 3,0 HP, 3 opsi incline, teknologi honeycomb shock absorption.

Tips Memilih

Pertimbangkan bobot (paling ringan 10 kg, paling berat 25 kg), kecepatan (6 km/jam cukup untuk jalan kaki), dan batas beban (minimal 100 kg untuk keamanan).

Kenapa Walking Pad Penting

Walking pad adalah solusi praktis untuk masalah kurang gerak saat WFH. Dengan bobot minimal 10 kg, alat ini bisa dipindahkan dan disimpan dengan mudah. Tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan risiko duduk terlalu lama — sedentary lifestyle yang sudah terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.