- Dua serigala berusia 5000 tahun ditemukan di Pulau Stora Karlsö, Swedia — pulau tanpa satwa darat asli seluas 2,5 km persegi.
- Analisis DNA dan isotop menunjukkan serigala dibawa manusia pakai perahu dan diberi makan ikan serta anjing laut.
Pulau seluas 2,5 km persegi di Laut Baltik menyimpan rahasia yang mengubah teori domestikasi hewan. Ilmuwan menemukan sisa dua serigala dari 5 ribu tahun lalu di Gua Stora Förvar, Pulau Stora Karlsö, Swedia. Fakta bahwa serigala ini sampai ke pulau terpencil hanya bisa terjadi karena bantuan manusia.
Menurut studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences pada 2025, analisis genetik mengonfirmasi kedua hewan ini adalah serigala murni (Canis lupus), bukan anjing peliharaan.
Serigala Naik Perahu
Stora Karlsö tidak memiliki mamalia darat asli. Satu-satunya cara serigala sampai ke pulau ini adalah dengan perahu yang dibawa oleh pemburu anjing laut Zaman Neolitikum. "Penemuan serigala di pulau terpencil ini benar-benar di luar dugaan," kata Dr. Linus Girdland-Flink dari University of Aberdeen, penulis utama studi.
Analisis isotop menunjukkan serigala ini makan protein laut — ikan dan anjing laut — sama persis dengan makanan manusia di pulau tersebut. Para peneliti menyimpulkan serigala ini kemungkinan diberi makan oleh manusia.
Serigala yang Dirawat
Satu temuan paling menarik: seekor serigala Zaman Perunggu mengalami cedera parah pada tulang kaki yang membuatnya sulit bergerak dan berburu. Namun serigala ini bertahan cukup lama hingga cederanya meninggalkan bekas jelas di kerangka. Ini menunjukkan manusia merawat serigala yang cedera.
DNA Ungkap Hal Tak Biasa
Analisis DNA mengungkap kejutan lain: satu serigala memiliki keragaman genetik sangat rendah, lebih rendah dari serigala kuno mana pun yang pernah diteliti. "Ini mirip dengan apa yang Anda lihat pada populasi terisolasi atau organisme yang didomestikasi," kata Anders Bergström dari University of East Anglia.
Pontus Skoglund dari Francis Crick Institute menambahkan: "Benar-benar mengejutkan melihat ini adalah serigala, bukan anjing. Ini kasus provokatif yang menunjukkan bahwa di lingkungan tertentu, manusia bisa memelihara serigala di pemukiman mereka."
Apa Artinya untuk Teori Domestikasi?
Selama ini ilmuwan menganggap domestikasi serigala menjadi anjing terjadi secara gradual. Temuan di Stora Karlsö menunjukkan skenario berbeda: manusia secara aktif mengelola serigala — membawa mereka ke lokasi baru, memberi mereka makan, dan merawat mereka saat sakit — tanpa menghasilkan anjing.
Profesor Jan Storå dari Stockholm University menambahkan: "Kombinasi data ini mengungkap perspektif baru dan sangat tak terduga tentang interaksi manusia-hewan di Zaman Batu dan Zaman Perunggu."
Ini berarti hubungan manusia dan serigala di masa lalu jauh lebih kompleks dari yang diperkirakan. Domestikasi bukanlah garis lurus, melainkan serangkaian eksperimen yang sebagian berhasil (menjadi anjing) dan sebagian tidak.
Pertanyaan yang sering muncul
Di mana serigala kuno ini ditemukan?
Di Gua Stora Förvar, Pulau Stora Karlsö, Swedia — pulau terpencil seluas 2,5 km persegi di Laut Baltik yang tidak memiliki mamalia darat asli.
Apa bukti bahwa manusia yang membawa serigala ke pulau?
Pulau ini tidak memiliki mamalia darat asli, jadi serigala tidak bisa sampai ke sana tanpa bantuan manusia. Analisis isotop juga menunjukkan serigala makan ikan dan anjing laut — sama dengan makanan manusia di pulau tersebut.
Kenapa temuan ini penting untuk teori domestikasi?
Karena menunjukkan manusia secara aktif mengelola serigala — membawa, memberi makan, dan merawat mereka — tanpa menghasilkan anjing. Ini membantah anggapan bahwa domestikasi hanya terjadi secara gradual dan pasif.
